Pandan Bali

Pandan bali (Cordyline australis) (Inggriscabbage tree)[1] adalah tumbuhan hijau abadi endemik dari Selandia Baru. Tumbuhan ini memiliki cabang-cabang gemuk yang tumbuh dari batang intinya. Daunnya panjang dan berbentuk seperti pedang

Uraian

Panjang rata-rata daun tersebut adalah 30-100 cm. Daun-daun tersebut tumbuh mengumpul di titik ujung cabang-cabangnya. Bunga-bunganya berwarna putih-krim dan terkumpul pada malai-malai yang besar. Tumbuhan ini ditemukan mulai dari hutan pesisir pantai hingga hutan di zona montane, tetapi paling sering ditemukan di zona pinggir sungai.[2][3]

Populasi tumbuhan ini mulai menurun di beberapa daerah di Selandia Baru karena sebuah penyakit yang disebut sebagai “Sudden Decline” (penurunan tiba-tiba). Wabah penyakit tersebut diperkirakan mulai menyebar pada tahun 1980-an awa

Nama ilmiah (botanical name): Cordyline australis
Bibit berasal dari: stek batang
Rekomendasi dataran dan kondisi tempat tumbuh optimal: dataran rendah – tinggi, suhu panas maupun dingin
Kebutuhan sinar matahari: full sun (penyinaran sepanjang hari)
Jika ditanam di pot, rekomendasi ukuran pot: diameter 20-30 cm
Media tanam yang digunakan: tanah humus atau tanah kompos
Intensitas penyiraman: hanya ketika media tanam kering (kebutuhan air tidak banyak)
Ilustrasi ukuran tanaman saat dikirim ke Anda: 20-40 cmIlustrasi tinggi tanaman ketika tumbuh besar: kurang lebih 300 cm
Tips pemberian pupuk (pemupukan): dilakukan kira-kira 30 hari sekali, menggunakan pupuk NPK Daun

Hits: 97

Kontak